Focus Group Discussion Konvensi Beijing 2010

Tanggal 17 April 2018, bertempat di Yogyakarta, Bagian Kerjasama Luar Negeri Direktorat Jendral Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, mengadakan Focus Group Discussion (FGD) membahas ratifikasi Konvensi Beijing 2010. Konvensi Beijing 2010 adalah Konvensi yang menggantikan Konvensi Montreal 1971 tentang Kejahatan Sabotase Penerbangan dan Protokol Montreal 1988 tentang Kejahatan di Bandara yang berdampak pada keselamatan dan keamanan penerbangan. Konvensi ini menjadi topik yang yang hangat dalam diskusinya, meningat Konvensi ini juga memasukkan jenis kejahatan baru yaitu; kejahatan penggunaan pesawat sipil sebagai senjata untuk menghancurkan yang berlatar belakang dari peristiwa penyerangan gedung WTC (9/11) di Amerika Serikat, juga kejahatan penggunaan senjata Bio Chemical Nuclear Weapon (BCN) dengan menggunakan pesawat sipil.

Dalam kesempatan ini, dibahas juga mengenai hal-hal yang menjadi kontroversi dari substansi Konvensi Beijing 2010 hingga konsekuensinya bagi Indonesia apabila meratifikasi Konvensi ini. Adapun yang menjadi pembahas dari kegiatan ini adalah perwakilan dari Kementrian Perhubungan, Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Luar Negeri, AirAsia, Garuda Indonesia, Angkasa Pura II, Akademisi Hukum Udara dari FH Brawijaya dan Pusat Kajian Hukum Udara dan Angkasa (CASL) Adhy Riadhy Arafah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


*

code