Persiapan Ratifikasi Konvensi Montreal 1991

Dalam rangka melakukan finalisasi proses ratifikasi Convention on the Marking of Plastic Explosive for Purpose of Detection (Konvensi Montreal 1991) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI mengadakan Focus Group Discussion pada 3 November 2016 bertempat di Hotel Savana Malang.

Dalam diskusinya, dibahas mengenai urgensi meratifikasi Konvensi ini dana pa dampaknya bagi Indonesia setellah meratifikasi Konvensi ini. FGD ini menghadirkan pembicara: Dwi Afriyanto (Kasubdit Standarisasi, Kerjasama dan Program Keamanan Penerbangan, Direktorat Kemanan Penerbangan); Ipda Dwi Wahyu Yulianta (Kasi Sarpras Den B Jibom, Satuan I Gegana Korbrimob Polri); Prof. Hikmahanto Juwana (Guru Besar FH UI); Adhy Riadhy Arafah, LL.M (Adv.) (Direktur Pusat Kajian Hukum Udara dan Angkasa, FH Unair); Aviaiton Security Senior Manager PT. Garuda Indonesia; Djoko Muratmodjo (Direktur Operasi dan Teknik PT. Angkasa Pura II (persero)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


*

code